Langsung ke konten utama

Postingan

Aku Kalah Dengan Hantu Monas

Monas Tak terpikirkan sebelumnya, pada hari minggu malam tepatnya tanggal 22 Mei 2016 itu, aku bisa melangkahkan kaki ditempat yang begitu terkenal hingga penjuru dunia. Tempat ini salah satu icon Ibu kota Jakarta, sehingga sungguh sangat wajar bila aku, kamu dan siapa saja merasa belum lengkap menjajaki Ibu Kota Negara ini, bila belum berselfia alias selfia ria ditempat ini. Orang-orang menyebutnya Monas alias Monumen Nasional.  Tidak sedikit orang berkunjung dengan berbagai tujuan dan perencanaan sebelumnya. Katakanlah aku, meskipun belum aku rencanakan tapi tujuanku sangat...  Read More>>>  

Inilah Orang yang Paling Bahagia di Dunia?

Anak TK dan Sepasang Pengantin CIlik Bahagia, sepertinya adalah sebuah kata yang menggambarkan suasana hati dengan keadaan senang atau nyaman pada suatu prosesi yang di lewatinya. Misal, Si A sekarang sangat bahagia. Itu menandakan bahwa Si A sedang merasa senang atau nyaman. Lalu bila ajukan sebuah pertanyaan kritis, kenapa senang dan nyaman? Karena Si A berada pada suatu situasi yang mampu menghilang rasa gundah menjadi senang. Selamat Bahagia Sahabat Sokonyolovers Siapapun berhak memperoleh rasa bahagia, mulai dari usia bayi sampai usia senja. Anak-anak akan merasa bahagia bila ia ...  Read More>>>  

Semoga Bukan Pencuri Celengan Mesjid

Celengan Keliling, mungkin? Usai sholat shubuh berjamaah di mesjid Taqwa Banda Aceh, seperti lazimnya dimana setiap saban Minggu pagi selalu di susuli dengan pengajian keislaman. Kebetulan para jamaah kala itu tidak terlalu ramai seperti pagi Minggu biasanya. Mungkinan mereka-mereka para jamaah Minggu sebelumnya sedang berada diluar kota, atau mungkin ke mesjid lain untuk mencari suasana baru. Biar rasa Taqwa kepada Allah Swt. tetap terjaga dan membekas dalam sanubari.  Sekitar kurang lebih pukul 06.23 WIB, akhirnya pengajianpun selesai. Aku bersama seorang teman, yang tak ku sebutkan namanya, menyepakati ngopi pagi di...  Read More>>>  

Listrik Sering Padam, Bos PLN Minta Kirimkan Doa

Serambi Paper, Jum'at, 13 Mei 2016 Tidak usah ditanyakan lagi, bagaimana pelayanan Perusahaan Listrik Negara (PLN) dalam tenaga kelistrikan di Aceh. Beribu makian, hujatan dan bahkan nama-nama fauna dari kebun binatangpun sering kita dengar untuk menggambarkan rasa kecewa pelanggan terhadap PLN. Meskipun dari satu sisi makian itu tidak pantas untuk dinobatkan kepada PLN, namun bila kita kaitkan dengan teori kepatutan dalam sosial kemasyarakatan, makian tersebut tidak seberapa dengan kerugian yang diderita oleh pelanggan, yang dalam hal ini masyarakat. Yang terkadang, akibat kedap-kedip arus PLN bak lampu discotik ini kerap membuat alat-alat elektronik milik masyarakat rusak dan bahkan hangus. Padahal setiap bulan kita bayar, setiap bunyi titit,, tit,, titit,,tit (alarm token habis) pun kita sudah siap-siap mempersiapkan uang untuk isi ....   Read More>>>  

Ngomong Bahasa Aceh, Marah Bahasa Medan

Ilustrasi Kisah ini sebenarnya tidak bertujuan memojokkan, apalagi menghina seseorang. Tidak sedikit orang dan bahkan siapa saja sering melihat dan menyaksikan fenomena yang ingin kami ceritakan kepada sahabat sikonyolovers semuanya. Kisah ini adalah sebuah kisah yang menurutku sangat konyol untuk ku ceritakan serta lazim terjadi di dalam Interaksi sosial, khususnya di Aceh.  Akibat kelaziman inilah sehingga memunculkan sesuatu yang janggal meskipun kejanggalan itu sudah melekat menjadi sebuah kebiasaan yang ...   Read More>>>  

#Dear PLN, Maafkan Mahasiswa yang Kemaren

Dear PLN Aceh Apakah ditempat anda pernah terjadi pemadaman listrik? Semoga saja ditempat anda tidak seperti didaerah kami (Aceh) yang saban hari terjadi pemadaman listrik sesuka pihak Purusahaan Listrik Negara (PLN) saja. Memang sich alasannya kali ini sangat berbeda, katanya Nagan 1 dan Nagan 2 tak tahan panas, sehingga Nagan 1 dan nagan 2 tidak bisa beroperasi untuk mengsuplai arus listrik ke seluruh aceh. Ya walaupun demikian, keluhan masyarakatpun datang berduyun-duyun membanjirin media sosial, baik cetak maupun....   Read More>>>   

Koin Tahun 883 Itu Kutemukan Disebuah Pantai

Ilustrasi | Foto : Merdeka.com Sore itu seakan aku tak percaya, aku berada disebuah pantai yang begitu indah dan membahana. Hamparan pasirnya yang luas berwarna putih, halus dan juga bersih. Diufuk barat matahari sudah mulai turun perlahan-lahan menuju peristirahatan yang kemudian disambut sunset diwaktu senja. Keberadaan ku kala itu bagaikan ditengah pandang tandus, dimana hanya ada suara angin yang menyapa dan hanya pasir putih yang membentang luas tanpa ku tahu berapa luasnya.  Kucoba melengketkan pantatku di atas pasir putih tersebut, yang hanya beralaskan sandal jepit tua sambil memandang gulungan ombak yang...   Read More>>>